rss_feed

Desa Pegagan

Jl.Otto Iskandardinata No. 14
Kecamatan Palimanan Kabupaten Cirebon Provinsi Jawa Barat
Kode Pos 45161

mail_outline admin@pegagan.id

  • DENI HARMAN

    Kuwu

    Hadir di Kantor Desa
  • SUHANTO

    Sekretaris Desa

    Belum Rekam Kehadiran
  • AKHIR RUDIN

    Kaur TU dan UMUM

    Belum Rekam Kehadiran
  • Siti khodijah

    Kaur Keuangan

    Belum Rekam Kehadiran
  • MAYA SUGIARTI

    Kaur Perencanaan

    Belum Rekam Kehadiran
  • WASANA KARTAKUSUMA

    Kasie Pemerintahan

    Belum Rekam Kehadiran
  • LUKMAN HAKIM

    Kasie Pelayanan

    Belum Rekam Kehadiran
  • ILYAS

    Kasie Kesejahteraan

    Belum Rekam Kehadiran
  • BOBBY RACHMAN

    Kadus I

    Belum Rekam Kehadiran
  • Amaludin

    Kadus II

    Belum Rekam Kehadiran
  • Rodan

    Kadus III

    Belum Rekam Kehadiran
  • Agung basuki

    Kadus IV

    Belum Rekam Kehadiran
  • JONI ADI SAPUTRA

    Staff

    Belum Rekam Kehadiran
  • FADILAH HAFANI

    Staff

    Belum Rekam Kehadiran
  • SITI ROHANA

    Staff

    Belum Rekam Kehadiran
  • YOSI SEPTIANTO

    Staff

    Belum Rekam Kehadiran

settings Pengaturan Layar

Mohon maaf, Pegagan.id masih dalam proses updating data
fingerprint
Profil Desa

26 Mar 2022 17:46:44 114 Kali

PROFIL DESA

 

  1. KONDISI DESA
  2. Sejarah Desa
  3. Terbentuknya Desa Pegagan

Pada pertengahan abad ke -14 atau sekitar tahun 1450 Wilayah Pakukuhan Cirebon masih di kuasai Kerajaan Galuh yang berkedudukan di Rajagaluh Kabupaten Majalengka sekarang, Pada saat itu Penguasa Kerajaan Galuh Pakuan untuk wilayah Cirebon dipercaya Kepada Panglima perangnya yang bernama Ki Arya Kiban/Ki Gede Palimanan di bantu oleh Arya Gempol, Arya Igel dan yang lainnya.

Pusat perwakilan Kerajaan berkududukan di Palimanan sebagai pintu gerbang Kerajaan Galuh, tidak jauh dari kekuasan Galuh terdapatlah Pedukuhan yang masih berupa hutan belantara dan tidak diketahui asal-usulnya datanglah dua kakak beradik yang gagah berani yang bernama Ki Braja Geni dan Ki Braja Mungkara yang bermaksud membuka hutan (babakyasa) untuk lahan pertanian dan perkampungan penduduk.

Keseokan harinya Ki Braja Geni membuka hutan dengan cara membakar, dalam waktu singkat hutan tersebut suidah menjadi tanah lapang yang luas.Ki Braja Ungkara hanya menggangguk kepala sebagai tanda kekaguman kepada sang Kakaknya (Ki Braja Geni) yang sangat baik.

Dan tanah yanh lapang luas itulah di olah menjadi lahan pertanian, di Tanami Padi Gaga dan sebagian jenis kacang-kacangan.

Beberapa tahun kemudian lahan pertanian dan tanah yang luas tersebut berkembang menjadi sebuah pedukuhan dengan sebutan PEGAGAN.

Nama PEGAGAN di ambil dari kata “ Pe – gaga -  an “ yang artinya adalah tempat berladang padi Gaga. Yang wilayahnya pada saat itu meliputi sampai dengan Pejagan Asem yang sekarang sudah menjadi wilayah Desa Kedungbunder karena pemekaran Desa Pegagan dan Desa Kedungbunder pada tahun 1980

 

  1. Sejarah Pembangunan Desa

Tabel :  1

Sejarah Pembangunan Desa

  1. Kepemimpinan Desa

Pejabat Kepala Desa / Kuwu yang pertama sampai dengan sekarang secara berturut- turut sebagaimana tersebut pada tabel dibawah ini

Tabel :  2

Urutan Pejabat Kepala Desa / Kuwu

Sampai dengan Tahun 2022

 

  1. Demografi

a. Letak Geografis

Desa Pegagan Terletak antara …….’ ’ Lintang Selatan dan ……. . Bujur Timur, dengan luas wilayah 175.625 Ha, terdiri dari 4 Dusun, 7 RW dan 28 RT. dengan batas-batas wilayah administratif sebagai berikut :

Sebelah Utara         :  Desa Lungbenda

Sebelah Selatan      : Desa Palimanan Timur

Sebelah Barat          :  Desa Kedungbunder

Sebelah Timur          :  Desa Klangenan

Jarak dari Desa Pegagan ke ibu kota Kecamatan Palimanan 1 Km, jarak ke ibu kota Kabupaten Cirebon  25 Km, jarak ke ibu Propinsi di Bandung 120  Km dan jarak ke ibu kota Negara di Jakarta 250  Km.

Gambar  :  3

Peta Administrasi Desa Pegagan

b. Topografi

Desa Pegagan merupakan desa yang berada di daerah dataran rendah pantai utara Pulau Jawa, dengan ketinggian 15 M s/d 20 M diatas permukaan air laut.  Sebagian besar wilayah desa adalah lahan pertanian/sawah.

 

c. Hidrologi dan Klimatologi

Sumber air yang ada di Desa Pegagan meliputi air permukaan, air tanah dan PDAM.  Air permukaan berupa sungai dan air tanah berupa sumur dan pemasangan PDAM.

Sesuai dengan kebijakan penyediaan air baku untuk irigasi, maka di Desa Pegagan mendapat pasokan pelayanan irigasi berasal dari Bendungan Jamblang Kiri  yang berada di daerah Warujaya Kecamatan Depok.

Sedangkan untuk kebutuhan rumah tangga, masyarakat sebagian besar menggunaan air bersih dari sumur galian, sumur pompa dan sebagian dari Perusahaan Air Minum (PAM) .

d. Luas dan Sasaran Penggunaan Tanah

Luas Desa seluruhnya  175.625 Ha, terdiri dari lahan sawah 121.690 Ha ( 99 %) dan tanah darat 53,935 Ha ( 1 %). Untuk lebih jelasnya mengenai luas dan penggunaan tanah dapat dilihat pada tabel dibawah ini.

Tabel  :  4

Luas Lahan Menurut Jenis Penggunaannya

No

L a h a n

Luas

(Ha)

1

Lahan Sawah

1.Sawah Teknis

104

 

 

2.Sawah Setengah Teknis

14,5

 

 

3.Sawah Tadah Hujan

3,19

2.

Lahan Darat

1. Pemukiman

38,935

 

 

2. Pekarangan

9

 

 

3. Tegalan

6

 

 

4. Lain-lain

 

Jumlah

175.625

 

 

 

3. Keadaan Sosial

a. Kependudukan

Penduduk Desa Pegagan berdasarkan data terakhir hasil Sensus Penduduk Tahun 2010 tercatat sebanyak 9.835 jiwa, selama tiga tahun terakhir ini jumlah penduduk mengalami kenaikan rata-rata pertahun  5  %.

Untuk lebih jelasnya perkembagan penduduk dapat dilihat dala tabel dibawah ini.

Tabel  : 5

Pertumbuhan Jumlah Penduduk

Tahun 2011 – 2017

No

Tahun

Jumlah

Laju

Pertumbuhan

( % )

Jiwa

KK

1

2015

9625

2480

 

2

2016

9826

2490

 

3

2017

9838

2506

 

4

2018

9850

2559

 

5

2019

9980

2590

 

6

2020

9970

2655

 

7

2021

10024

2725

 

 

Proyeksi jumlah penduduk untuk 3 (tiga) Tahun kedepan berdasarkan laju pertumbuhan penduduk 3 (tiga) tahun terakhir sebagai berikut :

  • Tahun 2018 :  9850  Jiwa    
  • Tahun 2019 :  9980 Jiwa
  • Tahun 2020 :  9970 Jiwa
  • Tahun 2021 :  10024 Jiwa

Tabel : 6

Data Penyebaran Penduduk

No

 Dusun/RW

Jumlah

Kepadatan per Km2

Jiwa

KK

1

01

1916

550

 

2

02

1634

447

 

3

03

1237

329

 

4

04

1972

516

 

5

05

681

167

 

6

06

1229

304

 

7

07

1355

412

 

 

JUMLAH

10024

2725

 

 

b. Indek Pembangunan Manusia (IPM)

Pelaksanaan pembangunan pada saat ini menurut UNDP diukur dengan Indek Pembangunan Manusia (IPM). Indek ini akan mengukur sampai sejauhmana efektifitas pelaksanaan pembangunan. Indek tersebut merupakan rata-rata capaian IPM Desa, Kecamatan, Kabupaten sampai dengan Provinsi yang meliputi Indek Pendidikan, Indek Kesehatan dan Indek Daya Beli.

Perkembangan capaian IPM Desa Pegagan Tahun 2012 sampai   dengan Tahun 2014 dapat dilihat pada tabel dibawah ini.

Tabel : 7

Indek Pembangunan Manusia (IPM)

No

Uraian

Tahun

2019

2020

2022

1

Indek Pendidikan

 

 

 

2

Indek Kesehatan

 

 

 

3

Indek Daya Beli

 

 

 

Target  IPM Desa Pegagan

 

 

 

Target  IPM Kec.Palimanan

 

 

 

Target  IPM Kab. Cirebon

 

 

 

 

c. Kesehatan

Ketersediaan prasarana dan sarana kesehatan merupakan salah satu faktor penentu untuk mewujudkan peningkatan derajat dan status kesehatan masyarakat secara berkesinambungan.

Prasarana dan sarana kesehatan di Desa Pegagan masih relatif kurang, baik kuantitas maupun kualitasnyan bila dibanding dengan ratio jumlah penduduk , yaitu kiranya masih belum  memadai untuk dapat  melayani kesehatan masyarakat dengan baik. 

Untuk lebih jelasnya Tenaga dan fasilias Kesehatan dapat dilihat pada tabel dibawah ini.

Tabel  : 8

Data Prasarana dan Sarana Kesehatan

No

Prasarana dan Sarana Kesehatan

Jumlah

Keterangan

 

Prasarana Kesehatan :

 

 

1

Puskesmas

 

 

2

Puskesmas Pembantu

1

 

3

Balai Pengobatan Alternatif

2

 

4

Praktik Dokter

1

 

5

Rumah Bersalin

3

 

6

Apotik

2

 

7

Toko Obat

 

 

8

Polindes

1

 

9

Posyandu

10

 

 

Sarana Kesehatan :

 

 

1

Dokter

1

 

2

Perawat

3

 

3

Bidan

3

 

4

Dukun Bersalain/Paraji

0

 

5

Kader Posyandu

50

 

Jumlah kelahiran bayi (persalinan) pada tahun 2012 sebanyak    72.  jiwa, terdiri dari bayi lahir hidup sebanyak   70  jiwa dan bayi lahir mati sebanyak 2 Jiwa. Untuk lebih jelasnya kelahiran bayi hidup dan lahir mati selama 3 (tiga) tahun terakhir ini dapat dilihat pada tabel dibawah ini.

Tabel  : 9

Jumlah Kelahiran Hidup dan Kelahiran Mati

No

Uraian

Tahun

2019

2020

2021

1

Bayi Lahir  Hidup

70

81

69

2

Bayi Lahir  Mati

2

1

1

Jumlah

72

82

70

 

d. Pendidikan

Pendidikan adalah sebuah investasi (modal) dasar pembangunan dimasa yang akan datang. Partisipasi masyarakat dalam pendidikan cukup tinggi, terbukti anak-anak usia sekolah hampir seluruhnya mengikuti jenjang pendidikan yang telah tersedia.

Data jumlah murid dan Guru/Ustad sebagaimana tersebut pada tabel dibawah ini.

Tabel  : 10

Jumlah Siswa dan Guru

No

Uraian

PAUD

TK

SD/MI

SMP/

MTs

SMA/

MA

SMK

1

Murid

70

250

825

720

1280

-

2

Guru

6

25

44

70

89

-

Sarana  dan Prasarana pendidikan yang ada masih perlu peningkatan, baik dari sisi kuantitas maupun kualitas guna tercapainya mutu pendidikan anak didik yang lebih baik lagi.

Data Sarana dan Prasarana Pendidikan baik Negeri maupun swasta, dan formal maupun non formal, untuk lebih jelasnya dapat dilihat pada tabel dibawah ini.

                                          

Tabel  : 11

Data Sarana dan Prasarana Pendidikan

No

Nama Sekolah

 

Lokasi

(RW/RT)

Jumlah

Status

(Neg/Swt)

1

TK/PAUD/RA

RT 02/02,RT 01/04, RT 04/04, RT 04/05, RT 02/06, RT 05/07, RT 01/02

7

Swasta

2

SD

RT 01/04, RT 02/04, RT 04/07

3

Negeri

3

DTA

RT 05/01, RT 03/02, RT 04/04, RT 02/06, RT 5/07

4

Swasta

4

SMP

 

 

 

5

MTs

RT 03/04

1

Swasta

6

SMA

RT 04/07

1

Negeri

7

MA

RT 03/04

1

Swasta

e. Kesejahteraan Sosial

Tantangan yang dihadapi dalam pembangunan kesejahteraan sosial masyarakat meliputi proses globalisasi dan industrialisasi serta krisis ekonomi dan politik yang berkepanjangan. Dampak yang dirasakan diantaranya semakin berkembangnya dan meluasnya bobot, jumlah dan kompleksitas berbagai permasalahan sosial.

Keadaan ini bisa dilihat pada data tabel tentang penyandang masalah sosial (PMKS) dibawah ini.

Tabel  : 12

Data Kondisi Penyandang Masalah Kesejahteraan Sosial (PMKS)

No

Masalah Kesejahteraan Sosial

Jumlah

Ket.

1

Anak Terlantar

10

 

2

Anak Nakal

 

 

3

Anak Jalanan

4

 

4

Lansia Terlantar

93

 

5

Pengemis

1

 

6

Gelandangan

1

 

7

Pekerja Sek Komersial

2

 

8

Eks Narapidana

1

 

9

Penyandang cacat

42

 

10

Keluarga Miskin Sosial

720

 

11

Keluarga Barmasalah Sosial Psiklg

 

 

12

Keluarga Rumahnya Tidak Layak Huni

59

 

13

Korban NAPZA

 

 

14

Wanita Rawan Sosial Ekonomi

 

 

15

Pemulung

 

 

16

Janda PKRI

 

 

17

Lainya

 

 

  1. Ketenaga Kerjaan

Menurut data hasil Suseda 2010, tingkat partisipasi angkatan kerja di Desa Pegagan mencapai 20  %,  jika dilihat berdasarkan perspektif jender, Tingkat Partisipasi Angkatan Kerja (TPAK) perempuan hanya 5 % terdapat ketimpangan yang sangat tajam dalam pasar kerja, dimana perempuan cenderung kurang memiliki akses untuk memasuki dunia kerja dan laki-laki lebih diprioritaskan.

Mengenai dampak ketenagakerjaan terhadap pendapatan rumah tangga dampaknya sangat luas terhadap kemiskinan, karena kemiskinan sangat dipengaruhi oleh pendapatan rumah tangga.

Mengingat sangat sempitnya lapangan pekerjaan para pencari kerja lebih memilih mencarai pekerjaan diluar daerah, seperti di Jakarta dan dikota atau daerah lain baik didalam maupun diluar pulau Jawa bahkan diluar negeri sebagai TKI dan TKW.

Sehubungan dengan hal tersebut, permasalah ketenaga kerjaan adalah sebagai berikut :

  1. Jumlah pencari kerja selalu bertambah, sedangkan penyerapan tenaga kerja sangat terbatas.
  2. Pencari kerja/penganggur pada umumnya ;

         a. Berpendidikan rendah

         b. Keterampilan rendah

 

chat
Kirim Komentar

Untuk artikel ini

person
stay_current_portrait
mail
chat

reorder Peta Desa

assessment Statistik Desa

event Agenda


  • Belum ada agenda

share Sinergi Program

insert_photo Album Galeri

account_circle Aparatur Desa

message Komentar Terkini

contacts Info Media Sosial

map Wilayah Desa

Alamat : Jl.Otto Iskandardinata No. 14
Desa : Pegagan
Kecamatan : Palimanan
Kabupaten : Cirebon
Kodepos : 45161
Telepon :
Email : admin@pegagan.id

assessment Statistik Pengunjung

Hari ini:40
Kemarin:34
Total Pengunjung:14.666
Sistem Operasi:Unknown Platform
IP Address:3.238.199.4
Browser:Tidak ditemukan